RumahProdukSensor TanahSensor Suhu EC Kelembaban Tanah SDI-12 untuk Hidroponik
  • Sensor kelembaban tanah SDI12 dipasang di dalam media tanam.
  • Sensor kadar air tanah untuk sistem irigasi presisi
  • Alat pengukur suhu dan kandungan air tanah (VWC) untuk pertanian cerdas.

Sensor Suhu EC Kelembaban Tanah SDI-12 untuk Hidroponik

Fitur Utama

  • Mengukur kelembapan tanah VWC, suhu, dan konduktivitas listrik dalam satu alat pengukur yang ringkas.
  • Output digital SDI-12 untuk integrasi mudah dengan pencatat data dan sistem pemantauan IoT.
  • Input daya DC 3,9–28V yang luas untuk penempatan lapangan yang fleksibel.
  • Desain hemat daya yang cocok untuk stasiun pemantauan bertenaga baterai.
  • Perlindungan tahan air IP68 untuk pemasangan jangka panjang di bawah tanah atau di permukaan.
  • Rumah yang disegel dengan resin epoksi untuk ketahanan terhadap korosi dan kinerja yang stabil.
  • Sensitivitas salinitas rendah untuk pengukuran substrat dan tanah yang andal.
  • Mendukung pemantauan rumah kaca, kontrol irigasi, hidroponik, dan analisis pergerakan pupuk.
  • Kompatibel dengan media tanam tanah dan tanpa tanah setelah kalibrasi yang tepat.
  • Dirancang untuk aplikasi pertanian cerdas dan irigasi presisi.

Deskripsi Produk

1. Deskripsi

JW-S3S(Z7) Sensor Suhu dan Konduktivitas Listrik Kelembaban Tanah SDI-12 IP68 dirancang untuk pemantauan akurat kandungan air volumetrik (VWC), suhu tanah atau substrat, dan konduktivitas listrik massal. Dengan bodi yang kokoh dan tersegel resin epoksi, konsumsi daya rendah, input tegangan lebar, dan output digital SDI-12, sensor ini cocok untuk irigasi rumah kaca, hidroponik, hortikultura, pertanian cerdas, penelitian ilmiah, dan pemantauan keseimbangan air substrat.

2. Gambaran Umum Produk

Sensor Suhu dan Konduktivitas Elektroda Kelembaban Tanah SDI12 IP68 adalah probe digital profesional untuk memantau kondisi tanah dan media tanam. Sensor ini menyediakan tiga parameter kunci untuk pengelolaan tanaman: kandungan air volumetrik, suhu, dan konduktivitas listrik. Pengukuran ini membantu petani memahami status kelembaban zona akar, salinitas media tanam, waktu irigasi, dan pergerakan pupuk.

Sensor ini dapat langsung dimasukkan ke dalam tanah, media tanam, rockwool, perlit, sabut kelapa, atau media tanam lainnya. Struktur probe baja tahan karatnya memastikan kontak yang baik dengan media tanam, sementara bodi yang disegel dengan resin epoksi meningkatkan daya tahan di lingkungan pertanian yang lembap, basah, dan korosif.

Dengan komunikasi SDI-12, sensor ini cocok untuk dihubungkan ke pencatat data, RTU, pengontrol irigasi, node LoRaWAN, gateway 4G, dan platform pertanian cerdas.

Parameter
Nomor Model. JW-S3S(7)
Parameter Pengukuran Kelembaban tanah VWC, suhu, konduktivitas listrik
Antarmuka Keluaran SDI-12 V1.3
Catu Daya 3,9–28V DC
Arus Siaga Kurang dari 30 μA
Pengukuran Arus Kurang dari 20 mA selama pengukuran 150 ms
Rentang VWC 0–100%
Resolusi VWC 0.10%
Akurasi VWC Khas ±3%
Rentang Konstanta Dielektrik 1–81
Rentang EC 0–23,00 dS/m
Resolusi EC 0,01 dS/m
Akurasi EC ±5% dari 0–7 dS/m dan ±15% dari 7–23 dS/m
Kisaran Suhu -40–80°C
Resolusi Suhu 0,1°C
Akurasi Suhu ±0,5°C
Kompensasi Suhu 0–50°C
Peringkat Perlindungan IP68
Suhu Operasional -40–80°C
Bahan Penyegel Resin epoksi
Metode Pemasangan Pemasangan di permukaan atau pemasangan di bawah tanah
Panjang Kabel 2 m atau sesuai pesanan
Ukuran Sensor 46 × 15 × 146 mm
Panjang Elektroda 70 mm

3. Dimensi

4. Opsi Keluaran dan Komunikasi

Sensor Suhu EC Kelembaban Tanah mendukung Output digital SDI-12 V1.3, sehingga memudahkan koneksi dengan pencatat data profesional, RTU, pengontrol irigasi, dan terminal pemantauan IoT. Komunikasi SDI-12 banyak digunakan dalam pemantauan lingkungan dan sistem pertanian cerdas karena mendukung transmisi data digital yang stabil, operasi daya rendah, dan penyebaran multi-sensor di lapangan.

Keunggulan Komunikasi

  • Output digital SDI-12 untuk transmisi data yang stabil dan akurat.
  • Cocok untuk sistem pemantauan berdaya rendah dan bertenaga baterai.
  • Integrasi mudah dengan pencatat data lapangan dan platform pertanian cerdas.
  • Mendukung jaringan pemantauan tanah dan substrat dengan banyak sensor.
  • Kompatibel dengan sistem otomatisasi irigasi dan sistem pemantauan rumah kaca.
  • Ideal untuk LoRaWAN, 4G, NB-IoT, dan terminal IoT bertenaga surya.

5. Skenario Aplikasi

Pemantauan Rumah Kaca

Digunakan di rumah kaca komersial untuk memantau kelembapan substrat, suhu zona akar, dan perubahan EC untuk produksi sayuran, bunga, buah beri, dan rempah-rempah.

Hidroponik dan Budidaya Tanpa Tanah

Cocok untuk rockwool, perlit, gambut, sabut kelapa, dan substrat campuran di mana irigasi dan pengendalian nutrisi sangat penting.

Manajemen Irigasi Cerdas

Membantu menentukan kapan dan seberapa banyak irigasi yang dibutuhkan dengan memantau nilai VWC dan EC secara real time.

Pergerakan Pupuk dan Zat Terlarut

Melacak perubahan EC di zona akar untuk mengevaluasi pergerakan pupuk, akumulasi garam, dan pelarutan unsur hara.

Pertanian Presisi

Dapat diintegrasikan ke dalam stasiun pemantauan tanah berbasis IoT untuk pertanian, kebun buah, lahan penelitian, dan zona irigasi.

Riset ilmiah

Mendukung studi pertumbuhan tanaman, analisis keseimbangan air substrat, dan eksperimen terkait evapotranspirasi.

6. Pemasangan dan Pengukuran

Untuk pengukuran yang akurat, masukkan probe sensor sepenuhnya ke dalam tanah atau substrat dan pastikan kontak yang baik antara elektroda dan media tanam. Singkirkan batu atau partikel keras sebelum pemasangan. Pada tanah keras, pengeboran awal disarankan sebelum memasukkan sensor. Jangan menarik sensor keluar dengan kabelnya, dan hindari memaksakan probe ke dalam material keras jika terasa hambatan.

Untuk substrat khusus seperti rockwool, perlite, sabut kelapa, batuan vulkanik, atau substrat blueberry campuran, kalibrasi disarankan untuk meningkatkan akurasi pengukuran.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q

    1. Apa yang diukur oleh sensor tanah ini?

    A

    Alat ini mengukur kandungan air volumetrik (VWC), konduktivitas listrik (EC), dan suhu. Ketiga parameter ini membantu pengguna memahami status kelembaban tanah atau substrat, perubahan salinitas, dan suhu zona perakaran.

  • Q

    2. Dapatkah sensor ini digunakan dalam hidroponik?

    A

    Ya. Sensor ini cocok untuk hidroponik dan budidaya tanpa tanah. Sensor ini dapat digunakan pada media tanam seperti rockwool, perlite, substrat pot, dan substrat rumah kaca lainnya.

  • Q

    3. Apakah sensor tersebut mendukung output SDI-12?

    A

    Ya. Sensor ini menggunakan komunikasi digital SDI-12 V1.3, yang cocok untuk pencatat data, RTU, gateway IoT, dan platform pertanian cerdas.

  • Q

    4. Dapatkah JW-IoT mengintegrasikan sensor ini ke dalam sistem irigasi pintar?

    A

    Ya. JW-IoT dapat mengintegrasikan sensor suhu dan kelembapan tanah EC SDI-12 ini dengan perangkat akuisisi data, node LoRaWAN, gateway 4G, platform cloud, dan sistem kontrol irigasi.

  • Q

    5. Apakah sensor ini tahan air?

    A

    Ya. Sensor ini memiliki peringkat perlindungan IP68 dan wadah yang disegel dengan resin epoksi, sehingga cocok untuk penggunaan jangka panjang di tanah basah, substrat, rumah kaca, dan lingkungan luar ruangan.

  • Q

    6. Tanaman apa saja yang dapat menggunakan sensor ini?

    A

    Sistem ini dapat digunakan untuk sayuran, buah beri, bunga, rempah-rempah, pohon buah-buahan, tanaman pembibitan, dan tanaman penelitian. Sistem ini sangat berguna untuk tanaman yang membutuhkan irigasi dan pengendalian nutrisi yang tepat.

  • Q

    7. Dapatkah JW-IoT menyediakan dukungan kalibrasi untuk substrat khusus?

    A

    Ya. Untuk media tanam khusus seperti sabut kelapa, rockwool, perlit, batuan vulkanik, atau substrat blueberry campuran, JW-IoT dapat mendukung panduan aplikasi dan rekomendasi kalibrasi berdasarkan persyaratan proyek.

  • Q

    8. Berapa rentang catu daya?

    A

    Sensor ini mendukung rentang input DC yang luas yaitu 3,9–28V, sehingga cocok untuk berbagai terminal pemantauan lapangan dan sistem akuisisi data daya rendah.

  • Q

    9. Apakah panjang kabel dapat disesuaikan?

    A

    Ya. Panjang kabel standar adalah 2 meter, dan panjang kabel yang disesuaikan dapat disediakan sesuai dengan kebutuhan instalasi.

  • Q

    10. Bagaimana cara memasang sensor tersebut?

    A

    Probe harus dimasukkan sepenuhnya ke dalam tanah atau substrat. Kontak yang baik antara elektroda sensor dan media sangat penting untuk pengukuran yang stabil. Hindari batu, benda keras, atau celah udara di sekitar probe.

  • Q

    11. Dapatkah JW-IoT menggunakan sensor ini untuk proyek pemantauan rumah kaca?

    A

    Ya. JW-IoT dapat menggunakan sensor ini sebagai bagian dari solusi pemantauan rumah kaca untuk kelembaban substrat, EC, suhu, pengambilan keputusan irigasi, dan pengelolaan zona akar tanaman.

  • Q

    12. Apakah sensor ini cocok untuk sistem yang menggunakan daya baterai?

    A

    Ya. Sensor ini memiliki konsumsi daya rendah, dengan arus siaga di bawah 30 μA, sehingga cocok untuk pencatat data bertenaga baterai dan stasiun pemantauan bertenaga surya.

WhatsApp

Tinggalkan pesan!

Tinggalkan pesan!