Sensor Kelembaban Substrat dengan Keluaran Tegangan Analog
Fitur Utama
Pengukuran Kelembaban Substrat yang Akurat
Mengukur kandungan air volumetrik dengan mendeteksi konstanta dielektrik dari medium di sekitarnya.
Keluaran Tegangan Analog
Menyediakan keluaran tegangan stabil untuk koneksi mudah ke pencatat data dan perangkat input analog yang kompatibel.
Rentang Tegangan Eksitasi yang Luas
Mendukung Tegangan DC 2,5–15V tegangan eksitasi dengan arus maksimum hingga 15 mA.
Respons Pengukuran Cepat
Waktu pengukuran kurang dari 10 ms, cocok untuk sistem akuisisi data berdaya rendah dan eksitasi pulsa.
Perlindungan Tahan Air IP68
Struktur resin epoksi yang tertutup rapat memungkinkan pemasangan jangka panjang yang terkubur di dalam tanah atau media tanam.
Sensitivitas Salinitas Rendah
Dirancang untuk pengukuran kelembapan yang andal pada tanah mineral dan substrat berpori dengan gangguan salinitas yang berkurang.
Desain Probe yang Ringkas
Ukurannya yang kecil membuatnya cocok untuk tanaman dalam pot, baki pembibitan, budidaya bibit, dan pemantauan zona akar di ruang terbatas.
Rumus Konversi Berbagai Media
Menyediakan formula konversi kelembapan untuk tanah mineral, tanah pot, rockwool, dan media tanam lainnya.
Struktur Tahan Korosi
Tertutup rapat dan tahan terhadap korosi asam dan basa untuk penggunaan pertanian jangka panjang.
Instalasi Fleksibel
Mendukung pemasangan di permukaan atau pemasangan di bawah tanah untuk aplikasi rumah kaca, lahan pertanian, pembibitan, dan penelitian.
JW-S1S(Z6)Sensor Kelembaban Substrat Dirancang untuk pemantauan kandungan air volumetrik yang akurat dalam tanah dan media tanam. Dengan keluaran tegangan analog, penyegelan tahan air IP68, waktu respons cepat, sensitivitas salinitas rendah, dan desain probe yang ringkas, alat ini ideal untuk irigasi rumah kaca, baki pembibitan, tanaman dalam pot, budidaya tanpa tanah, penelitian tanaman, dan aplikasi pertanian presisi.
2. Gambaran Umum Produk
Itu Sensor Kelembaban Substrat adalah sensor analog kompak yang digunakan untuk memantau perubahan dinamis kandungan air dalam tanah dan media tanam tanpa tanah. Dengan mengukur konstanta dielektrik media, sensor ini dapat mencerminkan kandungan air volumetrik aktual dari substrat dan memberikan data yang andal untuk manajemen irigasi, penelitian pertumbuhan tanaman, dan pertanian presisi.
Sensor ini sangat cocok untuk rumah kaca, tanaman dalam pot, nampan pembibitan, budidaya tanaman, pemantauan kelembaban substrat, irigasi hemat air, dan eksperimen ilmiah. Struktur probe-nya yang kecil memungkinkan pemasangan yang mudah di ruang zona akar yang terbatas, sementara bodi yang disegel dengan epoksi IP68 mendukung penggunaan jangka panjang di dalam tanah.
Dengan keluaran tegangan dan respons pengukuran yang cepat, sensor ini dapat diintegrasikan dengan pencatat data yang kompatibel, pengontrol irigasi, terminal pemantauan lingkungan, dan sistem akuisisi analog khusus.
Parameter
Nomor Model.
JW-S1S(Z6)
Jenis Produk
Sensor Kelembaban Substrat
Parameter Pengukuran
Kelembaban substrat VWC
Metode Pengukuran
Pengukuran kelembaban berdasarkan konstanta dielektrik
Catu Daya
Tegangan eksitasi DC 2,5–15V
Arus Maksimum
15 mA
Sinyal Keluaran
Keluaran tegangan analog
Impedansi Keluaran
Kurang dari 1 kΩ
Rentang Keluaran pada Eksitasi ≤5500 mV
Tegangan eksitasi 10%–50%
Rentang Keluaran pada Eksitasi >5500 mV
10%–50% sebesar 5500 mV
Rentang Pengukuran VWC
0–100%
Resolusi pada Tanah Mineral
0,001 m³/m³ VWC
Resolusi dalam Media Berkembang
0.25%
Akurasi dalam Tanah Mineral
±0,03 m³/m³ pada EC <8 dS/m
Akurasi Terkalibrasi dalam Media Berpori
±0,02 m³/m³ pada EC <8 dS/m
Waktu Pengukuran
Kurang dari 10 ms
Pencatat Data yang Kompatibel
METER ZL6, EM60, Em50, atau pencatat data input analog yang kompatibel
Persyaratan Pencatat Data
Tegangan eksitasi 2,5–15,0 VDC dan input tegangan tunggal
Resolusi Input yang Direkomendasikan
12-bit atau lebih tinggi
Peringkat Perlindungan
IP68
Suhu Operasional
-40°C hingga 85°C
Enkapsulasi
Resin epoksi
Metode Pemasangan
Pemasangan di permukaan atau pemasangan di bawah tanah
Panjang Kabel
5 m atau sesuai pesanan
Ukuran
20 × 11 × 91 mm
3. Dimensi
4. Opsi Keluaran dan Komunikasi
Sensor tersebut menggunakan keluaran tegangan analog, sehingga cocok untuk pencatat data atau sistem akuisisi yang mendukung tegangan eksitasi dan input tegangan tunggal.
Keluaran Tegangan Analog
Sensor ini mengeluarkan tegangan sesuai dengan konstanta dielektrik medium di sekitarnya. Rentang keluaran biasanya antara 10% dan 50% dari tegangan eksitasi. Setiap pencatat data yang dapat menyediakan Tegangan eksitasi 2,5–15,0 VDC selama sekitar 10 ms dan memiliki Input tegangan 12-bit atau lebih tinggi dapat digunakan dengan sensor tersebut.
Untuk sistem pemantauan bertenaga baterai, eksitasi pulsa direkomendasikan. Hal ini memungkinkan sensor untuk tetap mati sebagian besar waktu, mengurangi konsumsi baterai dan mendukung penempatan lapangan jangka panjang.
Sistem Akuisisi yang Kompatibel
Sensor ini dapat dihubungkan ke:
Pencatat data input analog
Terminal pemantauan rumah kaca
Pengontrol irigasi
Papan akuisisi analog khusus
Stasiun pemantauan lingkungan
Sistem pengumpulan data penelitian tanaman
Perangkat pemantauan IoT berdaya rendah
Konversi Sinyal untuk Berbagai Media
Sensor ini menyediakan metode konversi untuk berbagai media tanam, termasuk:
Tanah mineral
Tanah pot
Wol batu
Substrat khusus lainnya
Perhitungan konstanta dielektrik
Untuk substrat khusus seperti batuan vulkanik, tanah dengan kandungan titanium tinggi, atau media dengan konstanta dielektrik kering yang tinggi, kalibrasi khusus disarankan untuk meningkatkan akurasi.
5. Skenario Aplikasi
Pemantauan Irigasi Rumah Kaca
Sensor ini dapat dipasang di bedengan tanah rumah kaca atau media tanam untuk memantau perubahan kelembapan di zona akar. Ini membantu petani memahami kapan harus mengairi dan berapa banyak air yang dibutuhkan, mengurangi penyiraman berlebihan dan meningkatkan konsistensi hasil panen.
Penggunaan umum meliputi:
Pengairan sayuran di rumah kaca
Pemantauan substrat tomat dan mentimun
Budidaya sayuran berdaun
Budidaya bunga dan tanaman hias
Pengelolaan air rumah kaca yang cerdas
Tanaman dalam Pot dan Baki Pembibitan
Berkat desain probe yang ringkas, sensor ini cocok untuk wadah kecil, baki pembibitan, media semai, dan tanaman dalam pot. Sensor ini dapat membantu memantau kelembapan substrat di ruang terbatas di mana probe yang lebih besar mungkin sulit dipasang.
Penggunaan umum meliputi:
Pemantauan kelembapan baki bibit
Pengendalian irigasi tanaman dalam pot
Manajemen produksi pembibitan
Pemantauan kandungan air baki sumbat
Percobaan budidaya tanaman
Budidaya Tanpa Tanah dan Pemantauan Substrat
Sensor ini dapat digunakan pada berbagai media tanam seperti tanah pot, rockwool, gambut, sabut kelapa, campuran perlit, dan substrat berpori lainnya. Untuk media khusus, kalibrasi khusus disarankan untuk meningkatkan akurasi pengukuran.
Penggunaan umum meliputi:
Pemantauan kadar air Rockwool
Irigasi dengan substrat sabut kelapa
Pemantauan kelembapan tanah pot
Pemantauan media tanam hidroponik
Analisis keseimbangan air substrat
Irigasi Hemat Air
Sensor ini menyediakan data kelembaban substrat secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan irigasi yang tepat. Saat dihubungkan ke pencatat data atau pengontrol, sensor ini dapat membantu mengurangi irigasi yang tidak perlu dan meningkatkan efisiensi penggunaan air.
Penggunaan umum meliputi:
Pengelolaan irigasi tetes
Penjadwalan irigasi presisi
Pertanian hemat air
Pemantauan ambang batas kelembaban tanah
Penelitian dan optimasi irigasi
Penelitian Ilmiah dan Pertanian Presisi
Sensor ini cocok untuk penelitian pertanian, studi fisiologi tanaman, percobaan pergerakan air tanah, dan pertanian lingkungan terkontrol. Sensor ini menyediakan data kelembaban yang andal bagi para peneliti yang mempelajari kebutuhan air tanaman dan dinamika air substrat.
Penggunaan umum meliputi:
Percobaan pertumbuhan tanaman
Penelitian kelembaban tanah dan substrat
Dinamika air zona akar
Pemantauan pertanian presisi
Percobaan pertanian lingkungan terkontrol
6. Pemasangan dan Pengukuran
Sensor harus dimasukkan ke dalam tanah atau substrat hingga seluruh bagian probe tertutup. Kontak yang baik antara probe dan media di sekitarnya sangat penting untuk pengukuran yang akurat.
Langkah-langkah instalasi yang disarankan:
Singkirkan batu atau partikel keras dari area pemasangan.
Jika tanahnya sangat keras, buat lubang terlebih dahulu atau siram tanah sebelum pemasangan.
Masukkan sensor ke dalam tanah atau substrat dengan hati-hati.
Pastikan probe terpasang sepenuhnya.
Setelah pemasangan, padatkan media di sekitarnya secara perlahan.
Hindari adanya celah udara di sekitar probe.
Hubungkan sensor ke pencatat data input tegangan yang kompatibel.
Pilih rumus konversi yang tepat untuk media target.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Apa yang diukur oleh sensor kelembaban substrat ini?
A
Sensor ini mengukur kandungan air volumetrik dalam tanah dan media tanam dengan mendeteksi konstanta dielektrik dari medium di sekitarnya.
Q
2. Apakah sensor ini cocok untuk irigasi rumah kaca?
A
Ya. Alat ini cocok untuk memantau irigasi di rumah kaca, membantu petani memahami kelembapan zona akar dan mengoptimalkan waktu irigasi.
Q
3. Sinyal keluaran apa yang diberikan oleh sensor?
A
Sensor ini memberikan keluaran tegangan analog. Sensor ini dapat dihubungkan ke pencatat data atau sistem akuisisi yang kompatibel dengan masukan tegangan.
Q
4. Dapatkah JW-IoT menyediakan sensor ini untuk proyek rumah kaca pintar?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan sensor kelembaban substrat ini untuk irigasi rumah kaca pintar, pemantauan pembibitan, budidaya tanaman dalam pot, dan proyek pertanian presisi.
Q
5. Catu daya apa yang dibutuhkan sensor?
A
Sensor ini mendukung tegangan eksitasi DC 2,5–15V, dengan arus maksimum hingga 15 mA.
Q
6. Bisakah ini digunakan pada rockwool?
A
Ya. Sensor ini menyediakan rumus konversi kelembaban rockwool dan dapat digunakan untuk memantau substrat rockwool. Untuk hasil terbaik, kalibrasi berdasarkan substrat sebenarnya disarankan.
Q
7. Apakah sensor ini tahan air?
A
Ya. Sensor ini memiliki peringkat tahan air IP68 dan menggunakan enkapsulasi resin epoksi untuk pemasangan jangka panjang di bawah tanah.
Q
8. Dapatkah JW-IoT mengintegrasikan sensor ini dengan sistem pemantauan?
A
Ya. JW-IoT dapat mengintegrasikan sensor dengan pencatat data, terminal pemantauan rumah kaca, sistem irigasi, gateway IoT, dan platform cloud.
Q
9. Sensor ini cocok untuk aplikasi apa saja?
A
Alat ini cocok untuk pemantauan kelembaban substrat, eksperimen ilmiah, irigasi hemat air, budidaya rumah kaca, kultur tanaman, pertanian presisi, baki pembibitan, dan tanaman dalam pot.
Q
10. Apakah sensor memerlukan kalibrasi khusus?
A
Untuk tanah mineral biasa, tanah pot, dan rockwool, pengguna dapat menerapkan rumus konversi yang disediakan. Untuk substrat khusus dengan konstanta dielektrik tinggi atau salinitas tinggi, kalibrasi khusus disarankan.
Q
11. Mengapa pembacaannya terlalu rendah?
A
Pembacaan yang rendah mungkin disebabkan oleh celah udara di sekitar probe atau pemasangan yang salah. Pastikan probe terpasang sepenuhnya dan bersentuhan dengan baik dengan substrat.
Q
12. Mengapa memilih JW-IoT untuk pemantauan kelembaban substrat?
A
JW-IoT dapat menyediakan pemilihan sensor, panduan instalasi, integrasi akuisisi data, desain sistem irigasi cerdas, dan solusi pemantauan berbasis cloud untuk proyek-proyek pertanian.