JW-TRSQ(LC1) Sensor Kelembaban Tanah, Suhu, dan Ketinggian Air adalah probe pemantauan nirkabel 4G terintegrasi yang dirancang untuk irigasi lahan pertanian, budidaya rumah kaca, pengamatan kelembaban tanah, proyek konservasi air, dan pengelolaan kekeringan atau banjir. Sensor ini mengukur kelembaban tanah multi-lapisan, suhu tanah, dan ketinggian air secara real-time, membantu pengguna memahami kondisi air di lahan pertanian dan membuat keputusan irigasi yang ilmiah.
Dengan bodi probe PVC berkepadatan tinggi, perlindungan IP68, teknologi penginderaan dielektrik non-kontak, dan resolusi ketinggian air 1 mm, sensor ini ideal untuk penempatan luar ruangan jangka panjang di lingkungan pertanian dan hidrologi yang kompleks.
2. Gambaran Umum Produk
JW-TRSQ(LC1) Sensor suhu kelembaban tanah dan ketinggian air terintegrasi dirancang untuk pemantauan kondisi air tanah dan status genangan lahan secara real-time. Sensor ini dapat dipasang secara vertikal di lahan pertanian, bedengan rumah kaca, area irigasi, proyek pertanian hemat air, padang rumput, lahan percobaan, dan lokasi pemantauan konservasi air.
Sensor ini menggunakan prinsip penginderaan dielektrik frekuensi tinggi untuk mendeteksi kondisi kelembaban tanah melalui dinding pipa PVC. Struktur ini mengurangi pengaruh kontak langsung dengan tanah, pupuk, pestisida, ion garam, dan air irigasi terhadap hasil pengukuran. Sensor ini memberikan data yang stabil untuk penjadwalan irigasi, pencegahan kekeringan, peringatan genangan air, dan analisis profil kelembaban tanah.
Produk standar ini mendukung opsi pemantauan tanah 3 lapis, 4 lapis, dan 5 lapis, serta dapat disesuaikan sesuai kebutuhan proyek. Setiap lapisan pemantauan biasanya berjarak 10 cm, sehingga cocok untuk pemantauan air di zona akar dan analisis kelembaban tanah multi-kedalaman.
Parameter
Nomor Model.
JW-TRSQ(LC1)
Parameter Pengukuran
Kelembapan tanah, suhu tanah, ketinggian air
Kisaran Kelembaban Tanah
Volume 0 hingga 100 persen
Akurasi Kelembaban Tanah
±3 persen Vol
Resolusi Kelembaban Tanah
0,01 persen Vol
Area Pengukuran Kelembaban Tanah
Dalam radius 10 cm di sekitar sensor.
Kisaran Suhu Tanah
-40 hingga 85 °C
Akurasi Suhu Tanah
±0,5 °C
Resolusi Suhu Tanah
0,01 °C
Kisaran Level Air
0 hingga 50 cm
Akurasi Permukaan Air
2 persen FS
Resolusi Permukaan Air
1 mm
Komunikasi
Koneksi nirkabel 4G secara default, output RS485 opsional.
Catu Daya
Baterai lithium 3,7 V
Daya Pengisian
0,5 W
Konsumsi Daya
Siaga 2 μAh, transmisi 100 mAh saat komunikasi 4G
Tingkat Perlindungan
IP68
Lapisan Standar
3 4 5 lapisan yang dapat disesuaikan
Interval Lapisan
Interval tipikal 10 cm
Ukuran Rumah Utama
115 × 90 × 55 mm
Panjang Total
Kira-kira 1654 mm untuk versi 3 atau 4 lapis dengan peningkatan 100 mm per lapisan tambahan.
Berat
Sekitar 2 kg
Instalasi
Penyisipan vertikal ke dalam tanah setelah pengeboran dan pengisian kembali dengan bubur tanah.
5. Skenario Aplikasi
Pemantauan Irigasi CerdasSensor ini membantu pertanian memantau perubahan kelembapan tanah dan ketinggian air secara real-time, memungkinkan pengguna untuk mengoptimalkan waktu irigasi dan mengurangi pemborosan air.
Budidaya Rumah KacaAlat ini dapat dipasang di bedengan sayuran rumah kaca, area pembibitan, atau sistem pertanian lingkungan terkontrol untuk mendukung irigasi presisi dan pengelolaan air di zona akar.
Pemantauan Kelembaban Tanah dan Genangan AirFungsi ketinggian air terintegrasi membantu mengidentifikasi genangan permukaan, banjir lahan, dan kondisi akumulasi air, sehingga bermanfaat untuk pengelolaan kekeringan dan banjir.
Proyek Konservasi Air: Sensor ini cocok untuk pengamatan kelembaban tanah, pemantauan wilayah irigasi, pemantauan lahan pertanian di sekitar waduk, dan pengelolaan proyek pengalihan air.
Penelitian Pertanian dan Eksperimen Tanah: Dengan kemampuan pemantauan berlapis, alat ini menyediakan data berharga untuk studi pergerakan air tanah, analisis kebutuhan air tanaman, dan percobaan lapangan.
6. Ringkasan Instalasi
Ringkasan Instalasi
Pilih posisi pemantauan yang representatif di lapangan.
Borlah secara vertikal ke dalam tanah dengan sudut 90 derajat.
Singkirkan kotoran tanah dan campurkan tanah halus dengan air untuk membuat bubur tanah.
Tuangkan kembali bubur semen ke dalam lubang hingga kira-kira setengah kedalaman lubang sebelumnya.
Masukkan probe secara perlahan dan vertikal ke dalam lubang.
Putar sedikit untuk menghilangkan kelebihan bubur dan memastikan kontak yang stabil.
Pastikan garis penanda tanah sejajar dengan permukaan tanah.
Selesaikan instalasi dan sambungkan transmisi data ke platform pemantauan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Apa yang diukur oleh sensor pemantauan tanah ini?
A
Alat ini mengukur kelembapan tanah, suhu tanah, dan ketinggian air dalam satu probe terintegrasi. Cocok untuk irigasi lahan pertanian, pemantauan rumah kaca, deteksi genangan air, dan analisis profil tanah.
Q
2. Apakah sensor ini cocok untuk pemasangan di luar ruangan dalam jangka panjang?
A
Ya. Sensor ini menggunakan bodi probe PVC dengan kepadatan tinggi dan desain tahan air IP68, sehingga cocok untuk tanah basah, lahan pertanian luar ruangan, bedengan rumah kaca, dan area pemantauan irigasi.
Q
3. Apakah sensor tersebut mendukung transmisi data nirkabel?
A
Ya. Versi standar mendukung komunikasi nirkabel 4G. Output RS485 juga dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan proyek.
Q
4. Dapatkah JW-IoT menyediakan sensor ini untuk proyek irigasi pintar?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan sensor kelembaban tanah, suhu, dan ketinggian air terintegrasi ini sebagai bagian dari solusi pemantauan IoT irigasi cerdas atau pertanian, termasuk pemasangan sensor, pengumpulan data, dan dukungan integrasi platform.
Q
5. Berapakah resolusi pengukuran ketinggian air?
A
Resolusi ketinggian air dapat mencapai 1 mm, yang cocok untuk memantau genangan lahan pertanian, kedalaman air irigasi, dan perubahan ketinggian air di perairan dangkal.
Q
6. Dapatkah sensor tersebut mengukur kelembapan tanah pada kedalaman yang berbeda?
A
Ya. Sensor ini mendukung pemantauan multi-lapisan. Versi standar tersedia dengan 3, 4, atau 5 lapisan, dan jumlah lapisan dapat disesuaikan sesuai dengan aplikasi.
Q
7. Apakah pengukuran tersebut dipengaruhi oleh pupuk atau ion garam?
A
Sensor ini menggunakan prinsip penginderaan dielektrik frekuensi tinggi dan struktur isolasi PVC, yang membantu mengurangi pengaruh pupuk, pestisida, ion garam, dan kondisi irigasi terhadap akurasi pengukuran.
Q
8. Bisakah JW-IoT menyesuaikan antarmuka output?
A
Ya. JW-IoT dapat menyesuaikan output RS485 dan mendukung integrasi platform pihak ketiga tergantung pada kebutuhan proyek.
Q
9. Di mana produk ini dapat digunakan?
A
Alat ini dapat digunakan dalam irigasi lahan pertanian, sawah, budidaya rumah kaca, padang penggembalaan, percobaan tanah, pertanian presisi, pemantauan kekeringan, pemantauan banjir, dan proyek konservasi air.
Q
10. Bagaimana cara memasang sensor tersebut?
A
Sensor harus dipasang secara vertikal. Lubang dibor di tanah, campuran tanah disiapkan dan ditimbun kembali, kemudian probe dimasukkan perlahan hingga garis penanda tanah sejajar dengan permukaan.
Q
11. Dapatkah JW-IoT menyediakan sistem pemantauan yang lengkap?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan sensor, modul komunikasi, gateway bila diperlukan, akses platform cloud, dasbor data, dan dukungan penerapan berbasis proyek untuk pemantauan pertanian dan konservasi air.
Q
12. Tanaman atau skenario apa yang cocok untuk produk ini?
A
Alat ini cocok untuk sawah, kebun sayur, tanaman rumah kaca, padang rumput, daerah irigasi, lahan penelitian ilmiah, dan area pertanian apa pun yang membutuhkan pemantauan kelembaban tanah dan ketinggian air.