Sensor Radiasi Matahari Total JW-TBQ-2LJ(LC29) adalah sensor radiasi surya fotolistrik yang dirancang untuk mengukur radiasi matahari dan iradiasi permukaan. Dengan respons cepat, resistansi internal yang stabil, output RS485 opsional, dan berbagai pilihan output sinyal, sensor ini cocok untuk aplikasi meteorologi, pertanian, pemantauan lingkungan, sistem energi surya, dan penelitian.
2. Gambaran Umum Produk
JW-TBQ-2LJ(LC29)Sensor Radiasi Matahari Total Digunakan untuk mengukur total radiasi matahari dan intensitas radiasi permukaan di lingkungan luar ruangan. Alat ini mengadopsi prinsip penginderaan fotolistrik, menggabungkan fotodioda, filter, dan rangkaian pengolahan sinyal untuk mengubah radiasi matahari menjadi sinyal keluaran listrik.
Saat terkena sinar matahari, radiasi matahari melewati filter dan mencapai elemen sensor fotolistrik. Sirkuit internal memperkuat dan memproses sinyal arus untuk menghitung nilai radiasi total. Hal ini membuat sensor cocok untuk pemantauan radiasi matahari secara terus menerus di stasiun cuaca, sistem meteorologi pertanian, stasiun pengamatan lingkungan, pemantauan PV surya, Dan proyek penelitian ilmiah.
Sensor ini mendukung berbagai opsi keluaran termasuk 0 hingga 20 mV, 4 hingga 20 mA, Dan RS485, sehingga mudah diintegrasikan ke dalam pencatat data, RTU, PLC, gateway IoT, dan sistem pemantauan cloud.
Parameter
Spesifikasi
Jenis Produk
Sensor Radiasi Matahari Total
Model
TBQ-2LJ
Prinsip Penginderaan
Fotolistrik
Rentang Pengukuran
0 hingga 2000 Wm2
Rentang Spektral
285 hingga 2800 nm
Kepekaan
7 hingga 14 μV per Wm2
Waktu Respons
Kurang dari 15 detik
Hambatan Internal
10 hingga 30 Ω
Offset Nol A
Kurang dari 15 Wm2
Offset Nol B
Kurang dari 5 Wm2
Respons Arah
Kurang dari 20 Wm2
Stabilitas
Kurang dari 3%
Akurasi Pengukuran
≤5%
Referensi Waktu Respons Tambahan
≤12 detik
Keluaran Sinyal
0 hingga 20 mV 4 hingga 20 mA RS485
Suhu Operasional
-40°C hingga 80°C
3. Keluaran dan Komunikasi
TBQ-2LJ mendukung beberapa opsi keluaran sinyal untuk menyesuaikan dengan berbagai sistem pemantauan:
0 hingga 20 mV untuk pengukuran radiasi analog standar
4 hingga 20 mA untuk transmisi sinyal industri
RS485 untuk komunikasi digital dan pengumpulan data jarak jauh
Versi RS485 dapat diintegrasikan langsung ke dalam jaringan komunikasi RS485 yang sudah ada, sehingga membantu mengurangi kebutuhan akan peralatan konversi eksternal. Perangkat ini cocok digunakan dengan:
Stasiun cuaca otomatis
Pencatat data
Unit RTU
Sistem PLC
Gerbang IoT
Platform pemantauan PV surya
Sistem pemantauan lingkungan berbasis cloud
4. Skenario Aplikasi
Pemantauan Meteorologi: Sensor ini dapat digunakan di stasiun cuaca otomatis untuk mengukur radiasi matahari total untuk pengamatan iklim, analisis energi sinar matahari, dan pengumpulan data meteorologi jangka panjang.
Pertanian Cerdas: Dalam sistem pemantauan pertanian, sensor ini membantu mengevaluasi kondisi sinar matahari untuk pertumbuhan tanaman, pengendalian rumah kaca, perencanaan irigasi, dan penelitian evapotranspirasi.
Pemantauan Panel Surya: Sensor ini dapat dipasang di dekat panel fotovoltaik untuk memantau radiasi matahari dan mendukung perbandingan kinerja, penilaian lokasi, serta analisis hasil energi.
Pemantauan Lingkungan: Alat ini cocok untuk stasiun pengamatan lingkungan luar ruangan yang membutuhkan data radiasi matahari berkelanjutan untuk studi ekologi, atmosfer, dan iklim mikro.
Riset ilmiah: TBQ-2LJ dapat digunakan oleh universitas, laboratorium, dan lembaga penelitian untuk eksperimen radiasi matahari, studi keseimbangan energi permukaan, dan proyek pengamatan lapangan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Apa yang diukur oleh sensor radiasi matahari total TBQ-2LJ?
A
TBQ-2LJ mengukur intensitas radiasi matahari total dalam kisaran 0 hingga 2000 Wm2, sehingga cocok untuk aplikasi meteorologi, pertanian, dan lingkungan.
Q
2. Prinsip penginderaan apa yang digunakan oleh sensor radiasi matahari ini?
A
Sensor ini menggunakan prinsip penginderaan fotolistrik. Radiasi matahari melewati filter dan mencapai elemen penginderaan fotolistrik, di mana radiasi tersebut diubah menjadi sinyal listrik.
Q
3. Sinyal keluaran apa saja yang tersedia?
A
Sensor ini mendukung opsi output 0 hingga 20 mV, 4 hingga 20 mA, dan RS485 tergantung pada konfigurasi yang dipilih.
Q
4. Bisakah JW-IoT mengintegrasikan sensor ini ke dalam stasiun cuaca yang lengkap?
A
Ya. JW-IoT dapat mengintegrasikan sensor radiasi matahari total ini dengan pencatat data, pengontrol stasiun cuaca, unit catu daya, gateway, dan platform pemantauan cloud.
Q
5. Apakah sensor ini cocok untuk pertanian cerdas?
A
Ya. Alat ini dapat digunakan untuk memantau pertumbuhan tanaman, pengendalian lingkungan rumah kaca, perencanaan irigasi, dan stasiun meteorologi pertanian.
Q
6. Dapatkah sensor ini digunakan dalam sistem pemantauan PV surya?
A
Ya. Alat ini dapat memantau intensitas radiasi matahari di dekat panel fotovoltaik dan memberikan data yang berguna untuk evaluasi sumber daya surya dan analisis kinerja sistem fotovoltaik.
Q
7. Apakah JW-IoT menyediakan solusi pemantauan radiasi matahari RS485?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan solusi pemantauan radiasi matahari berbasis RS485 untuk stasiun cuaca, ladang surya, pemantauan pertanian, dan proyek pengamatan lingkungan.
Q
8. Berapakah rentang spektral sensor ini?
A
Rentang spektralnya adalah 285 hingga 2800 nm, mencakup rentang radiasi matahari utama yang dibutuhkan untuk pemantauan iradiasi luar ruangan.
Q
9. Berapa waktu respons sensor tersebut?
A
Waktu respons yang tercantum kurang dari 15 detik, dengan spesifikasi referensi lain ≤12 detik, tergantung pada konfigurasi dan kondisi pengujian.
Q
10. Mengapa memilih JW-IoT untuk proyek pemantauan radiasi matahari?
A
JW-IoT mendukung penyediaan sensor, integrasi sistem, akuisisi data RS485, koneksi gateway IoT, pasokan tenaga surya, dan penerapan platform cloud untuk proyek pemantauan lapangan yang lengkap.