JW-TBS-2L(LC20) Sensor Radiasi Matahari Langsung adalah instrumen presisi tinggi yang dirancang untuk mengukur iradiasi matahari langsung dengan stabilitas yang sangat baik dan respons yang cepat. Dibangun dengan teknologi penginderaan termopile canggih, sensor ini ideal untuk sistem fotovoltaik, penilaian sumber daya surya, pengamatan meteorologi, pemantauan lingkungan, dan penelitian ilmiah. Dengan berbagai pilihan output termasuk 0–20 mV, 4–20 mA, dan RS485, sensor ini mudah diintegrasikan ke dalam sistem pemantauan modern.
2. Gambaran Umum Produk
JW-TBS-2L(LC20) Sensor Radiasi Matahari Langsung dirancang untuk pengukuran yang akurat radiasi matahari langsung. Perangkat ini dirancang khusus untuk aplikasi di mana data iradiasi matahari yang stabil dan andal sangat penting, seperti: pembangkit listrik fotovoltaik, stasiun meteorologi, studi iklim pertanian, dan proyek pemantauan lingkungan..
Menggunakan yang canggih prinsip penginderaan termopile Dengan desain internal yang dioptimalkan, TBS-2L menawarkan sensitivitas tinggi, konsistensi pengukuran yang sangat baik, dan stabilitas jangka panjang yang kuat. Responsnya yang cepat dan rentang spektral yang luas membuatnya cocok untuk tugas pengukuran matahari profesional di lingkungan luar ruangan yang menuntut.
Sensor radiasi langsung ini mendukung Output 0–20 mV, 4–20 mA, dan RS485, memberikan pengguna pilihan fleksibel untuk akuisisi data, sistem kontrol, dan platform pemantauan jarak jauh. Baik untuk analisis kinerja energi surya maupun penelitian terkait cuaca, TBS-2L menyediakan data radiasi matahari langsung yang andal dan akurat.
Parameter
Spesifikasi
Nama Produk
Sensor Radiasi Matahari Langsung
Nomor Model.
JW-TBS-2L(LC20)
Rentang Spektral
285–3000 nm
Rentang Pengukuran
0–4000 W/m²
Akurasi Pengukuran
< 1%
Kepekaan
7–14 μV/W·m²
Konstanta Waktu
≤ 5 detik 99%
Sudut Bukaan
4°
Stabilitas Tahunan
Tingkat perubahan sensitivitas ±1%
Hambatan Internal
10–30 Ω
Catu Daya
9–30 V DC
Opsi Keluaran
0–20 mV 4–20 mA RS485
Suhu Operasional
-40 hingga 70°C
Kelembaban Operasional
0–100% RH
Panjang Kabel Standar
3 m
Berat
0,5 kg tidak termasuk kabel
3. Opsi Keluaran dan Komunikasi
Sensor Radiasi Matahari Langsung TBS-2L dirancang untuk integrasi sistem yang fleksibel dan mendukung berbagai opsi keluaran sinyal untuk memenuhi berbagai kebutuhan proyek.
Keluaran 0–20 mV Cocok untuk sistem pengukuran radiasi tradisional dan akuisisi sinyal analog presisi.
Output 4–20 mA Ideal untuk sistem kontrol industri, transmisi jarak jauh, dan aplikasi yang membutuhkan kinerja anti-interferensi yang kuat.
Output RS485 Memungkinkan komunikasi digital yang nyaman dan mendukung integrasi ke dalam sistem pemantauan otomatis, pencatat data, PLC, dan platform telemetri jarak jauh.
Opsi keluaran ini menjadikan TBS-2L pilihan praktis untuk ladang surya, stasiun cuaca, lembaga penelitian, dan proyek pemantauan industri.
4. Skenario Aplikasi
Pemantauan pembangkit listrik fotovoltaik
Penilaian sumber daya surya
Stasiun pengamatan meteorologi
Meteorologi pertanian
Pemantauan iklim dan lingkungan
Riset ilmiah
Analisis kinerja sistem energi surya
Proyek pengukuran radiasi luar ruangan
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Untuk apa sensor radiasi matahari langsung TBS-2L digunakan?
A
TBS-2L digunakan untuk mengukur radiasi matahari langsung secara akurat. Alat ini banyak digunakan dalam pemantauan fotovoltaik, penilaian energi surya, pengamatan meteorologi, dan pemantauan lingkungan.
Q
2. Sinyal keluaran apa saja yang didukung oleh sensor ini?
A
Sensor ini mendukung output 0–20 mV, 4–20 mA, dan RS485, sehingga cocok untuk sistem pemantauan analog maupun digital.
Q
3. Apakah sensor radiasi matahari langsung JW-IoT cocok untuk pembangkit listrik tenaga surya?
A
Ya. Sensor radiasi matahari langsung JW-IoT sangat cocok untuk pembangkit listrik tenaga surya, di mana data iradiasi langsung yang akurat diperlukan untuk analisis kinerja dan optimasi sistem.
Q
4. Berapakah rentang spektral sensor ini?
A
Rentang spektralnya adalah 285–3000 nm, yang memungkinkan sensor untuk mengukur radiasi matahari secara efektif di seluruh rentang panjang gelombang yang luas.
Q
5. Bisakah sensor TBS-2L diintegrasikan dengan sistem pemantauan RS485?
A
Ya. Sensor TBS-2L mendukung komunikasi RS485, yang memudahkan integrasinya dengan pencatat data, pengontrol, dan sistem pemantauan jarak jauh.
Q
6. Berapakah rentang pengukuran TBS-2L?
A
Rentang pengukurannya adalah 0–4000 W/m², sehingga cocok untuk pengukuran radiasi matahari di luar ruangan dalam aplikasi yang menuntut.
Q
7. Apakah sensor radiasi langsung ini cocok untuk lingkungan luar ruangan?
A
Ya. Alat ini dirancang untuk penggunaan di luar ruangan dan beroperasi dengan andal pada suhu dari -40°C hingga 70°C dan tingkat kelembapan dari 0–100% RH.
Q
8. Mengapa memilih sensor radiasi langsung untuk pemantauan meteorologi?
A
Sensor radiasi langsung menawarkan presisi tinggi, respons cepat, kinerja stabil, dan opsi keluaran yang fleksibel, menjadikannya pilihan praktis untuk proyek pemantauan meteorologi dan matahari.
Q
9. Berapa waktu respons sensor tersebut?
A
TBS-2L memiliki konstanta waktu ≤5 detik pada 99%, memungkinkan respons cepat terhadap perubahan kondisi matahari.
Q
10. Dapatkah sensor ini digunakan dalam proyek pertanian dan lingkungan?
A
Ya. TBS-2L dapat digunakan dalam meteorologi pertanian, pemantauan lingkungan, dan penelitian ilmiah, di mana pengukuran radiasi matahari yang akurat sangat penting.
Q
11. Apakah TBS-2L mendukung pemantauan jangka panjang?
A
Ya. TBS-2L dirancang untuk pemantauan luar ruangan jangka panjang dengan stabilitas tahunan yang kuat dan konstruksi yang tahan lama.
Q
12. Apa yang membuat sensor ini cocok untuk pemantauan PV?
A
Akurasi tinggi, respons cepat, rentang spektral yang luas, dan output yang fleksibel menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk pemantauan fotovoltaik dan analisis sumber daya surya.