JW-RDO-206(K01) Sensor oksigen terlarut optik dirancang untuk pengukuran DO (oksigen terlarut) secara kontinu dalam budidaya perikanan, pengolahan air limbah, pemantauan air permukaan, stasiun lingkungan, dan sistem kualitas air industri. Berdasarkan teknologi pemadaman fluoresensi, sensor ini memberikan pembacaan oksigen terlarut yang stabil tanpa penggantian elektrolit, konsumsi oksigen, atau ketergantungan pada laju aliran.
2. Gambaran Umum Produk
JW-RDO-206(K01) Sensor oksigen terlarut optik menyediakan pemantauan DO online yang andal untuk sistem kualitas air yang membutuhkan data stabil, perawatan rendah, dan komunikasi digital. Tidak seperti probe oksigen terlarut elektrokimia tradisional, prinsip pengukuran berbasis fluoresensi tidak mengkonsumsi oksigen dan tidak memerlukan penggantian elektrolit, sehingga cocok untuk pemantauan berkelanjutan jangka panjang.
Sensor ini mengintegrasikan kompensasi suhu otomatis dan kompensasi salinitas yang dapat dikonfigurasi untuk meningkatkan akurasi pengukuran di air tawar, kolam budidaya perikanan, proses air limbah, dan stasiun pemantauan lingkungan. Dengan output RS485 Modbus RTU, sensor ini dapat dihubungkan ke pencatat data, sistem PLC, RTU, gateway IoT, dan platform pemantauan kualitas air berbasis cloud.
Struktur kokohnya yang terbuat dari POM, paduan ABS PC, dan baja tahan karat 316L mendukung pemasangan terendam di lingkungan air yang menantang. Desain berperingkat IP68, konsumsi daya rendah, dan tutup fluoresensi yang dapat diganti menjadikannya pilihan praktis untuk budidaya perikanan cerdas, pemantauan sungai, pengolahan limbah, dan proyek pengelolaan air industri.
Oksigen terlarut dapat dipantau bersama dengan pH, suhu, konduktivitas, kekeruhan, amonia, dan COD melalui sebuah sistem pemantauan kualitas air multi-parameter dirancang untuk pengoperasian lapangan terus menerus.
Barang
Spesifikasi
Prinsip Pengukuran
Metode fluoresensi optik
Rentang Pengukuran
0–20,00 mg/L 0–200% saturasi
Resolusi
0,01 mg/L 0,1°C
Ketepatan
±2% ±0,3°C
Waktu Respons
T90 kurang dari 30 detik
Batas Deteksi Minimum
0,08 mg/L
Kompensasi Suhu
Kompensasi Pt1000 otomatis
Kompensasi Salinitas
Kompensasi salinitas yang dapat dikonfigurasi
Keluaran
RS485 Modbus RTU
Catu Daya
Tegangan DC 12–24V
Konsumsi Daya
0,2W pada 12V
Peringkat Perlindungan
IP68
Kondisi Kerja
0–50°C ≤0,2MPa
Instalasi
Instalasi perendaman 3/4 NPT
Panjang Kabel
Standar 5 m yang dapat disesuaikan
Umur Tutup Fluoresensi
1 tahun dalam penggunaan normal
Bahan Perumahan
Paduan POM ABS PC baja tahan karat 316L
3. Skenario Aplikasi
Pemantauan oksigen terlarut di kolam budidaya perikanan
Pengendalian aerasi pengolahan air limbah
Pemantauan kualitas air sungai dan danau
Stasiun pemantauan kualitas air pintar
Pemantauan air proses industri
Proyek pemantauan perlindungan lingkungan
Pemantauan oksigen di tambak ikan dan kolam udang
Sistem telemetri kualitas air daring
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Untuk apa sensor oksigen terlarut optik digunakan?
A
Sensor oksigen terlarut optik digunakan untuk mengukur kadar DO dalam air untuk budidaya perikanan, pengolahan air limbah, pemantauan lingkungan, dan sistem kualitas air industri.
Q
2. Apakah sensor oksigen terlarut ini memerlukan penggantian elektrolit?
A
Tidak. Sensor ini menggunakan teknologi fluoresensi optik, sehingga tidak memerlukan penggantian elektrolit dan tidak memerlukan polarisasi sebelum pengukuran.
Q
3. Dapatkah sensor ini digunakan di kolam budidaya perikanan?
A
Ya. Alat ini cocok untuk kolam ikan, kolam udang, sistem budidaya perairan resirkulasi, dan aplikasi pemantauan DO (oksigen terlarut) budidaya perairan cerdas lainnya.
Q
4. Apakah JW-IoT mendukung integrasi RS485 Modbus untuk sensor DO ini?
A
Ya. JW-IoT dapat mengintegrasikan sensor oksigen terlarut RS485 Modbus RTU ke dalam pencatat data, gateway IoT, platform cloud, dan sistem pemantauan kualitas air.
Q
5. Apakah sensor tersebut cocok untuk pemasangan terendam dalam jangka panjang?
A
Ya. Desain dengan peringkat IP68 dan instalasi perendaman 3/4 NPT membuatnya cocok untuk pemantauan air online secara terus menerus.
Q
6. Seberapa sering tutup fluoresensi harus diganti?
A
Dalam penggunaan normal, penutup fluoresensi disarankan untuk diganti sekitar setahun sekali.
Q
7. Dapatkah JW-IoT menyediakan sensor ini untuk proyek akuakultur pintar?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan sensor oksigen terlarut sebagai bagian dari solusi pemantauan akuakultur cerdas, termasuk pemantauan DO, transmisi data, alarm, dan integrasi platform.
Q
8. Apakah sensor tersebut mendukung kompensasi suhu?
A
Ya. Alat ini memiliki kompensasi suhu otomatis bawaan yang menggunakan sensor suhu Pt1000.
Q
9. Mengapa memilih sensor DO optik daripada probe DO elektrokimia?
A
Sensor DO optik membutuhkan perawatan lebih sedikit, tidak mengonsumsi oksigen, kurang terpengaruh oleh laju aliran, dan lebih cocok untuk pemantauan online jangka panjang.