Sensor Kelembaban Daun JW-LWS(Z21) Dirancang untuk memantau keberadaan dan durasi kelembapan pada permukaan daun tanaman. Dengan permukaan sensor yang menyerupai daun, alat ini mensimulasikan karakteristik daun asli untuk mendeteksi embun, kabut, curah hujan, embun beku, dan sisa es. Alat ini ideal untuk pencegahan penyakit di rumah kaca, penelitian perlindungan tanaman, pengendalian irigasi, evaluasi penyemprotan, dan pemantauan pertanian presisi.
2. Gambaran Umum Produk
Sensor Kelembaban Daun JW-LWS(Z21) adalah alat yang andal untuk memantau kondisi kelembapan permukaan daun tanaman. Kelembapan daun memainkan peran penting dalam perkembangan penyakit tanaman, terutama infeksi jamur dan bakteri. Ketika daun tetap basah dalam waktu lama, risiko infeksi penyakit meningkat secara signifikan.
Sensor ini membantu petani dan peneliti memahami berapa lama air tetap berada di permukaan daun setelah embun, hujan, irigasi, penyemprotan kabut, atau penyemprotan pestisida. Dengan melacak durasi kelembapan daun, pengguna dapat mengoptimalkan jadwal irigasi, meningkatkan waktu aplikasi pestisida, dan mendukung sistem peringatan dini penyakit.
Berbeda dengan sensor kelembaban daun berbasis resistansi, LWS10 menggunakan perubahan sifat dielektrik permukaan sensornya yang menyerupai daun untuk mendeteksi air, kabut, embun, dan es. Sensor ini tidak memerlukan pengecatan atau kalibrasi yang sering, sehingga cocok untuk pemantauan pertanian dan meteorologi jangka panjang.
Parameter
Nomor Model.
JW-LWS(Z21)
Kisaran Kelembapan
0–100%
Akurasi Kelembapan
±5%
Kisaran Suhu
-40°C hingga 80°C
Resolusi Suhu
0,1°C
Akurasi Suhu
±0,5°C
Opsi Keluaran
0–2V 4–20mA RS485 Modbus SDI-12 opsional
Catu Daya untuk Keluaran Tegangan
3,6–30V DC
Catu Daya untuk Keluaran Arus
Tegangan DC 12–30V
Catu Daya untuk Output RS485
3,6–30V DC
Konsumsi Daya Statis
6mA pada 24V DC untuk output tegangan atau RS485
Konsumsi Daya Keluaran Saat Ini
30mA pada 24V DC ketika arus keluaran adalah 20mA
Peringkat Perlindungan
IP65
Lingkungan Operasi
-40°C hingga 85°C
Panjang Kabel Standar
2 m dapat disesuaikan
Ukuran
65 × 13 × 145 mm
Protokol Komunikasi
Modbus RTU untuk versi RS485
3. Dimensi
4. Komunikasi dan Integrasi
Sensor ini tersedia dengan berbagai konfigurasi keluaran untuk sistem pemantauan yang berbeda. Keluaran tegangan 0–2V Cocok untuk pencatat data analog. Keluaran arus 4–20mA Cocok untuk sistem pemantauan industri dan transmisi sinyal analog jarak jauh. Versi RS485 Modbus RTU sangat ideal untuk sistem IoT digital, stasiun cuaca, platform pertanian cerdas, dan jaringan multi-sensor.
Versi RS485 mendukung pembacaan register suhu dan kelembapan melalui protokol Modbus. Pengaturan komunikasi default adalah 9600 bps, 8 bit data, tanpa paritas, 1 bit stop, dan protokol Modbus RTU.
5. Skenario Aplikasi
Pencegahan penyakit tanaman di rumah kaca
Pemantauan pertanian presisi
Penelitian durasi kelembapan daun
Patologi tanaman dan studi pertumbuhan tanaman
Evaluasi efek penyemprotan pestisida
Pemantauan pemupukan daun
Pengendalian irigasi dan penyemprotan kabut
Integrasi stasiun cuaca luar ruangan
Peringatan penyakit pada kebun buah dan kebun anggur
Sistem pemantauan IoT pertanian cerdas
Jelajahi bagaimana data kelembapan daun, suhu, kelembapan udara, cahaya, tanah, dan irigasi dapat diintegrasikan ke dalam sistem yang lengkap. sistem pemantauan rumah kaca pintar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q
1. Apa yang diukur oleh sensor kelembaban daun?
A
Sensor kelembapan daun mengukur keberadaan dan durasi kelembapan pada permukaan daun tanaman. Sensor ini membantu pengguna memahami kapan daun basah karena embun, kabut, curah hujan, irigasi, penyemprotan, atau pengkabutan.
Q
2. Bagaimana Sensor Kelembaban Daun JW-LWS(Z21) membantu mencegah penyakit tanaman?
A
Banyak penyakit jamur dan bakteri berkembang ketika daun tetap basah dalam waktu lama. LWS10 membantu memantau durasi kelembapan daun, memungkinkan petani untuk menilai risiko penyakit dan mengambil tindakan pencegahan lebih awal.
Q
3. Dapatkah JW-IoT mengintegrasikan sensor kelembaban daun ini ke dalam sistem pemantauan rumah kaca?
A
Ya. JW-IoT dapat mengintegrasikan sensor kelembaban daun dengan sistem pemantauan rumah kaca, pencatat data, gateway RS485 Modbus, dan platform pertanian cerdas untuk pemantauan lingkungan tanaman secara real-time.
Q
4. Sinyal keluaran apa saja yang tersedia?
A
Sensor ini mendukung output tegangan 0–2V, output arus 4–20mA, RS485 Modbus, dan SDI-12 opsional tergantung pada model yang dipilih.
Q
5. Dapatkah sensor ini mendeteksi es atau embun beku pada daun?
A
Ya. Sensor ini dapat mendeteksi embun, kabut, hujan, embun beku, dan sisa es pada permukaan daun yang disimulasikan.
Q
6. Apakah sensor tersebut cocok untuk penggunaan di luar ruangan?
A
Ya. Sensor ini memiliki peringkat perlindungan IP65 dan dapat digunakan di lingkungan pertanian luar ruangan, stasiun cuaca, rumah kaca, kebun buah, dan sistem pemantauan lapangan.
Q
7. Dapatkah JW-IoT menyediakan sensor ini untuk proyek IoT pertanian cerdas?
A
Ya. JW-IoT dapat menyediakan sensor sebagai bagian dari solusi IoT pertanian cerdas, termasuk pengumpulan data lapangan, transmisi nirkabel, pemantauan cloud, dan aplikasi peringatan penyakit.
Q
8. Di mana sensor harus dipasang?
A
Alat ini dapat dipasang di rumah kaca, di tiang stasiun cuaca, atau di dekat kanopi tanaman. Permukaan sensor harus menghadap ke atas dan diposisikan pada sudut yang mirip dengan daun di sekitarnya.
Q
9. Dapatkah sensor tersebut digunakan untuk evaluasi penyemprotan pestisida?
A
Ya. Alat ini dapat membantu mengevaluasi kelembapan permukaan daun setelah penyemprotan, pemupukan daun, pengkabutan, atau irigasi. Beberapa sensor dapat dipasang pada ketinggian tajuk yang berbeda untuk analisis cakupan yang lebih baik.
Rentang pengukuran kelembapan daun adalah 0–100%, dengan akurasi ±5%.
Q
11. Apakah JW-IoT mendukung integrasi RS485 Modbus?
A
Ya. JW-IoT dapat mendukung integrasi RS485 Modbus, termasuk konfigurasi parameter komunikasi, pembacaan register data, koneksi gateway, dan tampilan data platform.
Q
12. Tanaman apa saja yang dapat menggunakan sensor ini?
A
Produk ini cocok untuk sayuran rumah kaca, buah-buahan, bunga, kebun buah, kebun anggur, tanaman pertanian, dan tanaman penelitian di mana durasi kelembapan daun penting untuk pengelolaan penyakit dan pengendalian irigasi.